Telusuri
24 C
id
  • Lingkungan
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Infrastruktur
  • Parlemen
Oke Jabar
Telusuri
Oke Jabar
Beranda Karang Taruna Tagih Ketegasan Polres Karawang, Kasus Dugaan Penculikan Hendro Belum Juga Terungkap Karang Taruna Tagih Ketegasan Polres Karawang, Kasus Dugaan Penculikan Hendro Belum Juga Terungkap

Karang Taruna Tagih Ketegasan Polres Karawang, Kasus Dugaan Penculikan Hendro Belum Juga Terungkap

Oke Jabar
Oke Jabar
06 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Foto : Pengurus Karang Taruna Kabupaten Karawang. (Ist) 


Okejabar.com - Karawang | Karang Taruna Kabupaten Karawang kembali mempertanyakan keseriusan aparat kepolisian dalam mengusut tuntas kasus dugaan penculikan, penyekapan, dan penganiayaan terhadap Hendro alias Kodok, pengurus Karang Taruna Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari. 

Meski perkara telah ditingkatkan ke tahap penyidikan, hingga kini belum ada informasi mengenai penetapan tersangka maupun penangkapan pelaku.

Memasuki hari kesembilan sejak laporan diterima Polres Karawang dan sepekan sejak status perkara naik ke tahap penyidikan, Karang Taruna menilai publik berhak memperoleh kepastian hukum. Lambannya perkembangan kasus dinilai berpotensi memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Karawang, Dr. (C) Dhani Sudirman, S.T., S.E., M.M., menegaskan bahwa proses penegakan hukum tidak boleh berhenti hanya pada tahapan administrasi penyidikan tanpa hasil yang jelas.

"Kasus ini tidak boleh menguap. Sudah sembilan hari sejak laporan diterima dan sudah sepekan memasuki tahap penyidikan. Publik menunggu hasil nyata, bukan sekadar proses tanpa kepastian," tegas Dhani, Sabtu (4/7/2026).

Laporan dugaan tindak pidana tersebut diterima Polres Karawang pada Kamis (25/6/2026). Sejumlah langkah penyidikan telah dilakukan, mulai dari pemeriksaan korban dan sejumlah saksi hingga pengamanan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Namun demikian, hingga berita ini ditulis, Polres Karawang belum mengumumkan adanya tersangka maupun perkembangan signifikan lainnya. Kondisi tersebut memunculkan harapan agar penyidik segera memberikan penjelasan resmi kepada publik.

Bidang Hukum dan HAM Karang Taruna Kabupaten Karawang, Dian Suryana, S.H., M.H., menilai keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.

"Apabila alat bukti telah memenuhi syarat, segera tetapkan dan tangkap pelaku. Jika penyidikan masih berjalan, sampaikan perkembangan kepada masyarakat. Transparansi adalah bagian dari akuntabilitas penegakan hukum," ujarnya.

Karang Taruna juga kembali menyinggung adanya dugaan keterlibatan oknum aparat yang sebelumnya mereka ungkap berdasarkan hasil identifikasi awal. 

Meski demikian, mereka menegaskan dugaan tersebut tetap harus dibuktikan melalui proses hukum yang profesional, objektif, dan tidak memihak.

"Dari sejumlah petunjuk yang kami peroleh memang mengarah pada dugaan keterlibatan oknum aparat. Namun aparat dari institusi mana tentu harus dibuktikan melalui penyidikan yang independen dan profesional," kata Dhani.

Sebagai bentuk pendampingan terhadap korban, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Karang Taruna Kabupaten Karawang telah mengajukan permohonan perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). 

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan korban dan keluarganya memperoleh perlindungan selama proses hukum berlangsung.

Menurut Karang Taruna, apabila dugaan keterlibatan oknum aparat benar adanya, maka penanganan perkara justru harus dilakukan secara terbuka agar tidak memunculkan persepsi negatif terhadap institusi penegak hukum.

Kasus yang menimpa Hendro sendiri disebut bermula saat korban aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait rencana audiensi dengan PT Dean Shoes mengenai peluang kerja bagi warga lokal. Tak lama kemudian, korban mengaku menjadi sasaran penculikan oleh orang tak dikenal.

Dalam laporannya kepada kepolisian, Hendro mengaku mengalami penyekapan dengan mata ditutup, tangan diikat menggunakan lakban, serta menjadi korban penganiayaan berupa pukulan, tendangan, cambukan menggunakan selang, hingga mendengar suara letusan yang diduga berasal dari senjata api.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian luas karena menyangkut dugaan tindak pidana serius yang menyentuh rasa aman masyarakat. Karena itu, Karang Taruna berharap Polres Karawang mampu mengusut perkara secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.

Di sisi lain, masyarakat juga menantikan komitmen aparat penegak hukum untuk membuktikan bahwa setiap laporan pidana diproses secara setara tanpa memandang siapa pihak yang diduga terlibat. 

Kepastian hukum yang cepat, terbuka, dan objektif dinilai menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Karawang mengenai perkembangan terbaru penyidikan maupun kemungkinan penetapan tersangka dalam kasus tersebut.


• Surya

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

FORKOPIMDA Diminta Netral, Laskar Agung Arya Mandalika: "Pastikan Hak Beribadah & Berpendapat Semua Pihak Terlindungi"

Admin- Oktober 19, 2026 0
FORKOPIMDA Diminta Netral, Laskar Agung Arya Mandalika: "Pastikan Hak Beribadah & Berpendapat Semua Pihak Terlindungi"
Foto :  Rd. Nalendra Candra Mandalika, Ketua Umum Laskar Agung Arya Mandalika Okejabar.com - Karawang | Polemik surat penolakan terhadap rencana ceramah Habib …

Halaman

  • Beranda

Most Popular

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Oktober 04, 2026
Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Oktober 12, 2026
Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Oktober 09, 2026

Editor Post

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Maret 26, 2026
Masa Pendukung  H. Arman Sukarna Membludak Turut Mengantarkan Daftar Sebagai Calon Kepala Desa Bojongmangu

Masa Pendukung H. Arman Sukarna Membludak Turut Mengantarkan Daftar Sebagai Calon Kepala Desa Bojongmangu

Agustus 07, 2026
Antusias, Ribuan Pendukung   H. Arman Sukarna Calon Kepala Desa Bojongmangu, Mengikuti Kompanye Keliling Wilayah Desa Bojongmangu

Antusias, Ribuan Pendukung H. Arman Sukarna Calon Kepala Desa Bojongmangu, Mengikuti Kompanye Keliling Wilayah Desa Bojongmangu

September 15, 2026

Popular Post

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Oktober 04, 2026
Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Oktober 12, 2026
Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Oktober 09, 2026

Populart Categoris

Oke Jabar

About Us

Okejabar.com adalah portal berita nomor satu di Kabupaten Karawang. Menyajikan informasi daerah menjadi mendunia. .

Contact us: WA: 081223185317

Follow Us

© Newspaper by Mustafid
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Advertisement
  • Pedoman Media Suber