Telusuri
24 C
id
  • Lingkungan
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Infrastruktur
  • Parlemen
Oke Jabar
Telusuri
Oke Jabar
Beranda Delapan Tahun Menanti, SDN Cengkong 3 Butuh RKB, 600 Siswa Hanya Ditopang Enam Ruang Kelas Delapan Tahun Menanti, SDN Cengkong 3 Butuh RKB, 600 Siswa Hanya Ditopang Enam Ruang Kelas

Delapan Tahun Menanti, SDN Cengkong 3 Butuh RKB, 600 Siswa Hanya Ditopang Enam Ruang Kelas

Admin
Admin
20 Agu, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Foto : Kepala SDN Cengkong 3, Atin Supriatin, S.Pd.,


Okejabar.com - Karawang | Krisis ruang kelas masih menjadi persoalan serius di SDN Cengkong 3, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang. Dengan jumlah peserta didik yang telah menembus lebih dari 600 siswa, sekolah tersebut hingga kini hanya memiliki enam ruang kelas.


Kondisi itu memaksa pihak sekolah menerapkan sistem pembelajaran dua hingga tiga sif. Aktivitas belajar mengajar bahkan berlangsung sejak pukul 06.30 hingga sekitar pukul 17.20.


Kepala SDN Cengkong 3, Atin Supriatin, S.Pd., mendesak pemerintah segera memberikan kepastian terkait pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB). Menurutnya, penambahan ruang kelas bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan sudah menjadi persoalan mendesak untuk menjamin proses pembelajaran berjalan layak.


“Yang dibutuhkan saat ini bangunan kelas karena muridnya lebih dari 600, sedangkan kelasnya hanya ada enam,” tegas Atin saat diwawancarai eksklusif jurnalis Nuansa Metro, Kamis (20/8/2026).


Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, kegiatan belajar mengajar dibagi ke dalam beberapa sif, mulai pagi, siang hingga sore. Pengaturan jadwal dilakukan secara bergantian agar seluruh siswa tetap mendapatkan layanan pembelajaran.


Namun, kondisi tersebut dinilai tidak ideal apabila terus berlangsung dalam jangka panjang. Padatnya aktivitas sekolah juga berdampak terhadap penggunaan fasilitas lain, termasuk lapangan sekolah yang menjadi lokasi berbagai kegiatan.


Lahan Sudah Ada, Kepastian Pembangunan Belum Jelas

Atin menjelaskan, sebenarnya sekolah telah memiliki lahan yang dinilai memadai untuk pembangunan beberapa ruang kelas baru. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 2.500 meter persegi dan telah bersertifikat.


“Tanahnya sudah ada sertifikat, luasnya sekitar 2.500 meter persegi. Jadi, kalau mendapatkan RKB, lahan tersebut cukup untuk beberapa kelas,” ujarnya.


Meski demikian, sebagian lahan masih berkaitan dengan keberadaan rumah warga yang perlu direlokasi. Menurut Atin, pemerintah desa telah menyediakan lahan bagi masyarakat yang akan direlokasi sehingga persoalan tersebut diharapkan dapat diselesaikan apabila pembangunan RKB telah mendapatkan persetujuan dari dinas terkait.


Dukungan di tingkat kecamatan, kata Atin, juga telah ada. Kini pihak sekolah tinggal menunggu kepastian dari pemerintah daerah melalui dinas terkait mengenai realisasi pembangunan tersebut.


“Sudah ada dukungan, tinggal bagaimana kepastian dari dinas terkait,” katanya.


Orang Tua Siswa Ikut Keluhkan Kondisi Sekolah

Keterbatasan ruang kelas juga mulai dirasakan langsung oleh orang tua siswa. Selain persoalan ruang belajar, kondisi lapangan sekolah yang digunakan untuk berbagai aktivitas dinilai semakin kurang tertata akibat tingginya kepadatan kegiatan.


Atin menyebut mayoritas peserta didik SDN Cengkong 3 berasal dari kawasan perumahan di sekitar sekolah. Hal itu menjadi salah satu faktor yang membuat jumlah siswa terus meningkat.


“Keluhan dari orang tua siswa salah satunya mengenai kondisi lapangan yang semrawut. Mereka berharap kelas bisa ditambah karena anak-anak yang bersekolah di SD Cengkong 3 kebanyakan berasal dari perumahan, sehingga jumlahnya banyak,” ungkapnya.


Menurutnya, kebutuhan RKB semakin mendesak karena pertumbuhan jumlah siswa tidak sebanding dengan kapasitas ruang kelas yang tersedia.


Delapan Tahun Menunggu, Sekolah Minta Kepastian

Atin mengatakan pihak sekolah berencana kembali mendatangi dinas terkait bersama jajaran guru untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan RKB sekaligus meminta kejelasan mengenai rencana tersebut.


Ia menegaskan, pihak sekolah tidak ingin persoalan pembangunan ruang kelas baru hanya berhenti pada janji atau wacana tanpa kepastian waktu.


“Kami berharap segera ada kepastian. Kalau memang akan ada ruang kelas baru, semua personel guru di sini siap datang untuk membicarakan kapan dan tahun berapa pembangunannya. Jangan sampai hanya menjadi harapan tanpa kepastian. Sudah sekitar delapan tahun kami menunggu, tetapi sampai sekarang belum ada kabar lagi,” tegas Atin.


Pihak sekolah berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret. Sebab, dengan lebih dari 600 siswa dan hanya enam ruang kelas, penerapan sistem sif yang berlangsung hingga sore dinilai bukan solusi yang ideal untuk terus dipertahankan.


Realisasi pembangunan RKB di SDN Cengkong 3 diharapkan tidak hanya menambah kapasitas ruang belajar, tetapi juga menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman, tertib, dan efektif bagi siswa maupun tenaga pendidik.


Kini, setelah delapan tahun menunggu, pihak sekolah kembali mempertanyakan satu hal: kapan pembangunan RKB SDN Cengkong 3 benar-benar direalisasikan?


• SY

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

FORKOPIMDA Diminta Netral, Laskar Agung Arya Mandalika: "Pastikan Hak Beribadah & Berpendapat Semua Pihak Terlindungi"

Admin- Oktober 19, 2026 0
FORKOPIMDA Diminta Netral, Laskar Agung Arya Mandalika: "Pastikan Hak Beribadah & Berpendapat Semua Pihak Terlindungi"
Foto :  Rd. Nalendra Candra Mandalika, Ketua Umum Laskar Agung Arya Mandalika Okejabar.com - Karawang | Polemik surat penolakan terhadap rencana ceramah Habib …

Halaman

  • Beranda

Most Popular

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Oktober 04, 2026
Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Oktober 12, 2026
Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Oktober 09, 2026

Editor Post

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Maret 26, 2026
Masa Pendukung  H. Arman Sukarna Membludak Turut Mengantarkan Daftar Sebagai Calon Kepala Desa Bojongmangu

Masa Pendukung H. Arman Sukarna Membludak Turut Mengantarkan Daftar Sebagai Calon Kepala Desa Bojongmangu

Agustus 07, 2026
Antusias, Ribuan Pendukung   H. Arman Sukarna Calon Kepala Desa Bojongmangu, Mengikuti Kompanye Keliling Wilayah Desa Bojongmangu

Antusias, Ribuan Pendukung H. Arman Sukarna Calon Kepala Desa Bojongmangu, Mengikuti Kompanye Keliling Wilayah Desa Bojongmangu

September 15, 2026

Popular Post

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Oktober 04, 2026
Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Oktober 12, 2026
Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Oktober 09, 2026

Populart Categoris

Oke Jabar

About Us

Okejabar.com adalah portal berita nomor satu di Kabupaten Karawang. Menyajikan informasi daerah menjadi mendunia. .

Contact us: WA: 081223185317

Follow Us

© Newspaper by Mustafid
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Advertisement
  • Pedoman Media Suber