Telusuri
24 C
id
  • Lingkungan
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Infrastruktur
  • Parlemen
Oke Jabar
Telusuri
Oke Jabar
Beranda Kekerasan Perempuan dan Anak Mengkhawatirkan, Praktisi Hukum Desak Pemkab Karawang Perkuat Perlindungan Kekerasan Perempuan dan Anak Mengkhawatirkan, Praktisi Hukum Desak Pemkab Karawang Perkuat Perlindungan

Kekerasan Perempuan dan Anak Mengkhawatirkan, Praktisi Hukum Desak Pemkab Karawang Perkuat Perlindungan

Admin
Admin
25 Agu, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Foto : Elyasa Budiyanto


Okejabar.com - Karawang | Tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Karawang dinilai sudah menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah. Persoalan tersebut dinilai tidak boleh sekadar berhenti sebagai angka statistik, laporan kasus, maupun pemberitaan di media.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dituntut mengambil langkah yang lebih cepat, terukur, dan berpihak kepada korban, mulai dari penguatan pencegahan hinuatkgga memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan hukum.

Prakrisi Hukum, Elyasa Budiyanto menyatakan keprihatinannya terhadap persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masih menjadi perhatian di Karawang.

Menurut Elyasa, pemerintah daerah, termasuk Bupati Karawang, harus menunjukkan respons yang lebih serius. Sebab, perlindungan terhadap perempuan dan anak bukan sekadar persoalan pelayanan publik, tetapi menyangkut masa depan generasi penerus.

“Pemerintah Kabupaten Karawang harus cepat tanggap karena anak muda ini merupakan masa depan bangsa,” tegas Elyasa melalui jejaring WhatsApp kepada jurnalisnuansametro.com, Rabu (25/8/2026).

Pernyataan tersebut menjadi sorotan penting di tengah tuntutan agar pemerintah tidak hanya bertindak ketika kasus sudah terjadi atau menjadi viral di ruang publik.

Menurutnya, penanganan kekerasan harus dibangun melalui sistem yang kuat. Pencegahan perlu dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat hingga institusi pemerintah yang memiliki kewenangan memberikan perlindungan.

Jangan menunggu kasus membesar baru bergerak.

Pemkab Karawang dinilai perlu memastikan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) memiliki kapasitas yang memadai untuk menerima pengaduan, memberikan pendampingan, melakukan asesmen korban, serta memastikan proses perlindungan berjalan cepat dan tepat.

Elyasa juga menyatakan kesiapan untuk memberikan pendampingan kepada UPTD PPA maupun korban yang membutuhkan bantuan hukum.

Pendampingan tersebut dinilai penting agar korban tidak menghadapi persoalan seorang diri, terlebih dalam kasus yang membutuhkan perlindungan, pemulihan, maupun akses terhadap keadilan.

Di sisi lain, nilai-nilai keluarga juga dinilai perlu kembali diperkuat. Konsep “baiti jannati”, yang berarti rumahku adalah surgaku, harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Rumah semestinya menjadi ruang paling aman bagi perempuan dan anak. Bukan sebaliknya, menjadi tempat munculnya kekerasan, ketakutan, serta trauma yang dapat membekas dalam jangka panjang.

Karena itu, kritik terhadap pemerintah tidak semestinya dipandang sebagai upaya menyudutkan. Kritik justru harus menjadi pemicu evaluasi agar kebijakan perlindungan perempuan dan anak benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pemkab Karawang dituntut memperkuat sistem perlindungan, mulai dari ketersediaan tenaga pendamping, mekanisme pengaduan yang mudah diakses, respons cepat terhadap laporan, hingga koordinasi dengan aparat penegak hukum dan lembaga pendamping korban.

Perlindungan tidak boleh menunggu viral.

Pemerintah harus hadir sejak tanda-tanda kekerasan terdeteksi, bukan baru bergerak setelah korban mengalami penderitaan berkepanjangan atau kasus menjadi sorotan publik.

Elyasa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. 

Keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, organisasi sosial, lembaga bantuan hukum hingga pemerintah harus memiliki komitmen yang sama dalam mencegah kekerasan.

Sebab, persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan hanya tanggung jawab satu lembaga. Ini merupakan persoalan bersama yang membutuhkan keberanian untuk mencegah, ketegasan dalam penanganan, serta keberpihakan nyata kepada korban.

Karawang tidak cukup hanya memiliki slogan perlindungan perempuan dan anak. Yang dibutuhkan adalah sistem yang bekerja, respons yang cepat, dan keberanian untuk bertindak.

Satu anak yang berhasil diselamatkan dari kekerasan bukan sekadar satu kasus yang terselesaikan. Itu adalah satu masa depan yang berhasil diselamatkan untuk Karawang.


• Bdg

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

FORKOPIMDA Diminta Netral, Laskar Agung Arya Mandalika: "Pastikan Hak Beribadah & Berpendapat Semua Pihak Terlindungi"

Admin- Oktober 19, 2026 0
FORKOPIMDA Diminta Netral, Laskar Agung Arya Mandalika: "Pastikan Hak Beribadah & Berpendapat Semua Pihak Terlindungi"
Foto :  Rd. Nalendra Candra Mandalika, Ketua Umum Laskar Agung Arya Mandalika Okejabar.com - Karawang | Polemik surat penolakan terhadap rencana ceramah Habib …

Halaman

  • Beranda

Most Popular

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Oktober 04, 2026
Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Oktober 12, 2026
Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Oktober 09, 2026

Editor Post

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Maret 26, 2026
Masa Pendukung  H. Arman Sukarna Membludak Turut Mengantarkan Daftar Sebagai Calon Kepala Desa Bojongmangu

Masa Pendukung H. Arman Sukarna Membludak Turut Mengantarkan Daftar Sebagai Calon Kepala Desa Bojongmangu

Agustus 07, 2026
Antusias, Ribuan Pendukung   H. Arman Sukarna Calon Kepala Desa Bojongmangu, Mengikuti Kompanye Keliling Wilayah Desa Bojongmangu

Antusias, Ribuan Pendukung H. Arman Sukarna Calon Kepala Desa Bojongmangu, Mengikuti Kompanye Keliling Wilayah Desa Bojongmangu

September 15, 2026

Popular Post

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Oktober 04, 2026
Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Oktober 12, 2026
Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Oktober 09, 2026

Populart Categoris

Oke Jabar

About Us

Okejabar.com adalah portal berita nomor satu di Kabupaten Karawang. Menyajikan informasi daerah menjadi mendunia. .

Contact us: WA: 081223185317

Follow Us

© Newspaper by Mustafid
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Advertisement
  • Pedoman Media Suber