Telusuri
24 C
id
  • Lingkungan
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Infrastruktur
  • Parlemen
Oke Jabar
Telusuri
Oke Jabar
Beranda Hampir Dua Bulan Tanpa Progres, Warga Grand City Warungbambu Tagih Janji Developer Hampir Dua Bulan Tanpa Progres, Warga Grand City Warungbambu Tagih Janji Developer

Hampir Dua Bulan Tanpa Progres, Warga Grand City Warungbambu Tagih Janji Developer

Admin
Admin
21 Sep, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 

Foto : Warga Grand City protes developer dengan memasang spanduk

Karawang  | Komitmen pengembang Perumahan Grand City Warungbambu untuk membenahi sejumlah fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) kembali dipertanyakan warga. Pasalnya, janji yang dituangkan secara tertulis belum sepenuhnya terlihat dalam bentuk progres pembangunan di lapangan.


Pihak pengembang, PT Buana Indah Permai, sebelumnya melalui Direktur atas nama Permana telah menandatangani surat pernyataan komitmen yang ditujukan kepada seluruh warga atau debitur Perumahan Grand City Warungbambu, Karawang Timur kabupaten Karawang.


Dalam surat tersebut, developer menyatakan komitmen untuk melakukan perbaikan sekaligus penyelesaian pembangunan berbagai fasilitas yang menjadi kebutuhan warga.


Komitmen itu antara lain mencakup perbaikan sistem drainase dan saluran air lingkungan, pengaspalan atau betonisasi ulang jalan lingkungan, penyelesaian serta penyerahan surat kepemilikan lahan, penyediaan lahan makam atau TPU dengan lokasi yang jelas, hingga perbaikan dan pengaktifan kembali penerangan jalan umum (PJU).


Tak hanya itu, developer juga menyatakan proses pengerjaan perbaikan akan dimulai paling lambat 10 Juli 2026, dengan target penyelesaian secara keseluruhan melalui tahapan pengerjaan.


Dalam surat yang sama, pengembang juga menyatakan seluruh pekerjaan akan dilaksanakan sesuai standar kelayakan sarana hunian. 


Biaya yang timbul selama proses perbaikan pun disebut menjadi tanggung jawab penuh developer dan tidak dibebankan kepada warga atau debitur.


Setelah seluruh fasos dan fasum rampung, developer juga berkomitmen segera memproses penyerahan aset tersebut kepada pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku.


Namun, sejumlah warga kini mempertanyakan sejauh mana komitmen tersebut benar-benar direalisasikan.


Salah seorang warga berinisial M menuturkan, persoalan tersebut sebelumnya telah disampaikan warga dengan memasang spanduk sebagai bentuk protes. 


Setelah mendapat respons dari developer, warga kemudian diminta menurunkan spanduk dan mengikuti pertemuan dengan pihak pengembang.


Pertemuan pun dilakukan. Dalam proses tersebut, warga menerima surat pernyataan komitmen yang memuat batas waktu dan sejumlah pekerjaan yang dijanjikan.


"Namun setelah pada waktunya sesuai di surat pernyataan itu, ternyata diubah dengan waktu bertahap. Kami masih mencoba menerima, tapi itu buat kami sudah indikasi kurang baik. Karena kami minta ada waktu penyelesaian, ternyata diganti bertahap," ujar M.


Menurutnya, perubahan pola waktu pengerjaan tersebut semakin menimbulkan pertanyaan ketika progres di lapangan belum menunjukkan perkembangan signifikan.


M mencontohkan pembangunan benteng di Blok M dan N serta sejumlah titik lainnya yang hingga kini disebut belum menunjukkan progres sebagaimana yang diharapkan warga.


"Setelah dilihat, sudah hampir dua bulan tanpa progres yang katanya dikatakan 'bertahap'. Tanpa ada progres sama sekali," tegasnya.


Kondisi tersebut akhirnya membuat sebagian warga menilai janji penyelesaian yang telah dituangkan secara tertulis perlu kembali dipertanyakan.


"Jadi kami anggap itu sebagai itikad tidak baik. Akhirnya warga sepakat menaikkan spanduk lagi," tegas R.


Persoalan ini kini bukan sekadar mengenai keberadaan spanduk protes warga. Lebih jauh, publik patut melihat bagaimana komitmen tertulis pengembang diterjemahkan menjadi pekerjaan nyata di lapangan.


Sebab, ketika sebuah perusahaan telah menyatakan kesanggupan memperbaiki fasilitas hunian, menetapkan waktu mulai pengerjaan, sekaligus menjamin pembiayaan pekerjaan, maka warga tentu memiliki dasar untuk menagih kejelasan progres dan kepastian penyelesaian.


Terlebih, fasilitas yang dipersoalkan menyangkut kebutuhan dasar lingkungan perumahan, mulai dari drainase, jalan, PJU, hingga kepastian lahan makam dan penyelesaian administrasi kepemilikan lahan.


Warga pun berharap persoalan tersebut tidak berlarut-larut dan tidak berhenti pada surat pernyataan maupun janji pengerjaan bertahap.


Kini yang ditunggu warga bukan lagi sekadar komitmen di atas kertas, melainkan bukti konkret pembangunan di lapangan. (*)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

FORKOPIMDA Diminta Netral, Laskar Agung Arya Mandalika: "Pastikan Hak Beribadah & Berpendapat Semua Pihak Terlindungi"

Admin- Oktober 19, 2026 0
FORKOPIMDA Diminta Netral, Laskar Agung Arya Mandalika: "Pastikan Hak Beribadah & Berpendapat Semua Pihak Terlindungi"
Foto :  Rd. Nalendra Candra Mandalika, Ketua Umum Laskar Agung Arya Mandalika Okejabar.com - Karawang | Polemik surat penolakan terhadap rencana ceramah Habib …

Halaman

  • Beranda

Most Popular

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Oktober 04, 2026
Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Oktober 12, 2026
Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Oktober 09, 2026

Editor Post

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Maret 26, 2026
Masa Pendukung  H. Arman Sukarna Membludak Turut Mengantarkan Daftar Sebagai Calon Kepala Desa Bojongmangu

Masa Pendukung H. Arman Sukarna Membludak Turut Mengantarkan Daftar Sebagai Calon Kepala Desa Bojongmangu

Agustus 07, 2026
Antusias, Ribuan Pendukung   H. Arman Sukarna Calon Kepala Desa Bojongmangu, Mengikuti Kompanye Keliling Wilayah Desa Bojongmangu

Antusias, Ribuan Pendukung H. Arman Sukarna Calon Kepala Desa Bojongmangu, Mengikuti Kompanye Keliling Wilayah Desa Bojongmangu

September 15, 2026

Popular Post

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Oktober 04, 2026
Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Oktober 12, 2026
Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Oktober 09, 2026

Populart Categoris

Oke Jabar

About Us

Okejabar.com adalah portal berita nomor satu di Kabupaten Karawang. Menyajikan informasi daerah menjadi mendunia. .

Contact us: WA: 081223185317

Follow Us

© Newspaper by Mustafid
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Advertisement
  • Pedoman Media Suber