Telusuri
24 C
id
  • Lingkungan
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Infrastruktur
  • Parlemen
Oke Jabar
Telusuri
Oke Jabar
Beranda Kasus Dugaan Manipulasi SPMB Online di Kabupaten Karawang Memasuki Babak Baru Kasus Dugaan Manipulasi SPMB Online di Kabupaten Karawang Memasuki Babak Baru

Kasus Dugaan Manipulasi SPMB Online di Kabupaten Karawang Memasuki Babak Baru

Oke Jabar
Oke Jabar
24 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Foto : Komisioner Komnas PA Jawa Barat, Wawan. (Ist) 


Okejabar.com - Karawang | Kasus dugaan manipulasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) online di Kabupaten Karawang memasuki babak baru. Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Jawa Barat secara tegas menyatakan sikap dan meminta adanya investigasi menyeluruh atas kejadian yang merugikan hak-hak pendidikan anak tersebut. Pernyataan resmi ini disampaikan langsung oleh Komisioner Komnas PA Jawa Barat, Wawan, pada Rabu 24 Juni 2026.

Dalam keterangannya, Wawan menekankan bahwa pendidikan merupakan hak konstitusional setiap anak yang telah dijamin oleh undang-undang. 

Ia menyoroti bahwa sistem SPMB online yang seharusnya dirancang untuk mempermudah dan memberikan keadilan bagi seluruh peserta, justru diduga dimanipulasi oleh oknum untuk kepentingan tertentu. 

"Pendidikan adalah hak konstitusional setiap anak yang dijamin oleh undang-undang. Sistem SPMB online yang seharusnya diciptakan untuk mempermudah dan memberikan keadilan, tidak boleh diakali oleh oknum mana pun untuk kepentingan tertentu," tegasnya.

Salah satu poin utama dalam pernyataan sikap tersebut adalah desakan agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang segera melakukan investigasi internal yang menyeluruh. Komnas PA menilai bahwa perbaikan teknis semata tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan ini. 

Disdik diwajibkan untuk melakukan audit forensik digital terhadap sistem SPMB 2026/2027 guna mengungkap celah dan memastikan transparansi proses.

Audit forensik ini dinilai krusial untuk membuka log system yang dapat melacak aktivitas mencurigakan. Dengan demikian, dapat diketahui secara benderang siapa pelaku, kapan waktu, dan perangkat apa yang digunakan saat mengubah password milik siswa secara sepihak. 

"Kita harus melihat secara benderang siapa yang bersalah dan harus bertanggung jawab atas carut-marutnya dunia pendidikan di Karawang saat ini," ujar Wawan menegaskan.

Selain mendesak Dinas Pendidikan, Komnas PA Jawa Barat juga memberikan dukungan penuh terhadap langkah hukum yang telah diambil. Dukungan ini menyusul adanya laporan pengaduan dengan nomor LAPDU/658/VI/2026/Reskrim yang dilayangkan oleh orang tua siswa ke Satreskrim Polres Karawang. Komnas PA meminta pihak kepolisian untuk bergerak cepat melakukan tindak lanjut hukum.

Pemeriksaan diminta untuk menjangkau semua pihak terkait, mulai dari operator sekolah asal hingga pejabat dinas yang berwenang. Jika terbukti ada manipulasi data elektronik demi keuntungan sepihak atau praktik pungutan liar dalam pendaftaran kolektif, maka pelaku harus ditindak dengan pidana tegas.

 "Kami meminta pihak kepolisian untuk bergerak cepat melakukan tindak lanjut hukum dan memeriksa pihak-pihak terkait... Pelaku harus ditindak pidana tegas agar ada efek jera," tambahnya.

Di luar aspek hukum dan birokrasi, Komnas PA juga menyoroti dampak psikologis yang dialami oleh para siswa korban manipulasi. Mengetahui diri mereka terhambat untuk masuk ke sekolah negeri impian karena ulah orang dewasa, tentu menjadi pukulan berat bagi mental anak. 

Oleh karena itu, mereka meminta Dinas Pendidikan untuk berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Karawang.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mewujudkan program pendampingan psikologis atau trauma healing bagi anak-anak yang gagal atau terhambat dalam proses pendaftaran seleksi. 

Negara harus hadir untuk memastikan kondisi psikologis mereka tetap stabil dan hak mereka untuk mendapatkan sekolah tidak hangus akibat kecurangan orang dewasa. 

"Negara harus hadir untuk memastikan kondisi psikologis mereka tetap stabil dan hak mereka untuk mendapatkan sekolah tidak hangus akibat kecurangan orang dewasa," pungkas Wawan.

Komnas PA Jawa Barat berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas dan memastikan tidak ada hak anak yang terampas. 

"Komnas PA Jawa Barat akan mengawal ketat kasus ini. Jangan sampai hak anak-anak Karawang untuk mengenyam pendidikan dirampas oleh ego kelompok, komersialisasi terselubung, maupun lemahnya keamanan sistem administrasi sekolah," tutup pernyataan resmi tersebut.  (Surya) 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Polri Hadir Untuk Petani, Satlantas Polres Kuningan Pastikan Kesiapan Panen Jagung di Cidahu

Oke Jabar- Juni 23, 2026 0
Polri Hadir Untuk Petani, Satlantas Polres Kuningan Pastikan Kesiapan Panen Jagung di Cidahu
Foto : Anggota  Satlantas Polres Kuningan yang melaksanakan pengecekan kesiapan panen tanaman jagung di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Oke…

Halaman

  • Beranda
  • REDAKSI

Most Popular

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Maret 26, 2026
Dari Panggung Seni Hingga Prosesi Sungkeman, Pelepasan Siswa SDN Adiarsa Barat II Banjir Apresiasi

Dari Panggung Seni Hingga Prosesi Sungkeman, Pelepasan Siswa SDN Adiarsa Barat II Banjir Apresiasi

Juni 22, 2026
Satlantas Kuningan dan Petani Bersatu, Optimalkan Produktivitas Jagung di Cidahu

Satlantas Kuningan dan Petani Bersatu, Optimalkan Produktivitas Jagung di Cidahu

Juni 22, 2026

Editor Post

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Maret 26, 2026
Wakil Gubernur Resmi Buka Rakerwil FK-PKBM Provinsi Jawa Barat Tahun 2026

Wakil Gubernur Resmi Buka Rakerwil FK-PKBM Provinsi Jawa Barat Tahun 2026

Januari 13, 2026
Konsolidasi PADI di Cimahi, DPP Jabar Tawarkan Kolaborasi Modal Usaha Tanpa Jaminan untuk Pengusaha Karawang

Konsolidasi PADI di Cimahi, DPP Jabar Tawarkan Kolaborasi Modal Usaha Tanpa Jaminan untuk Pengusaha Karawang

Februari 15, 2026

Popular Post

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Maret 26, 2026
Dari Panggung Seni Hingga Prosesi Sungkeman, Pelepasan Siswa SDN Adiarsa Barat II Banjir Apresiasi

Dari Panggung Seni Hingga Prosesi Sungkeman, Pelepasan Siswa SDN Adiarsa Barat II Banjir Apresiasi

Juni 22, 2026
Satlantas Kuningan dan Petani Bersatu, Optimalkan Produktivitas Jagung di Cidahu

Satlantas Kuningan dan Petani Bersatu, Optimalkan Produktivitas Jagung di Cidahu

Juni 22, 2026

Populart Categoris

Oke Jabar

About Us

Okejabar.com adalah portal berita nomor satu di Kabupaten Karawang. Menyajikan informasi daerah menjadi mendunia. .

Contact us: WA: 081223185317

Follow Us

© Newspaper by Mustafid
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Advertisement
  • Pedoman Media Suber