Patroli Presisi Gagalkan Tawuran di Garut, Enam Pemuda dan Dua Senjata Tajam Diamankan
Okejabar.com - Garut | Kesigapan personel Satuan Samapta Polres Garut berhasil menggagalkan aksi tawuran yang diduga akan terjadi di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu (7/6/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, enam pemuda diamankan bersama dua senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam bentrokan antar kelompok.
Pengamanan bermula dari laporan masyarakat yang menginformasikan adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan Jalan Cipanas, Desa/Kelurahan Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas patroli yang tengah berkeliling langsung bergerak cepat menuju lokasi. Saat tiba di tempat kejadian, polisi mendapati sekelompok pemuda yang diduga berasal dari dua kelompok berbeda tengah berkumpul dan sempat terlibat ketegangan yang mengarah pada bentrokan.
Kasat Samapta Polres Garut AKP Ardiyanto, S.H., M.P., mengatakan respons cepat petugas berhasil mencegah situasi berkembang menjadi tawuran yang lebih besar dan berpotensi membahayakan masyarakat sekitar.
"Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan enam orang yang diduga akan terlibat tawuran. Selanjutnya seluruh yang diamankan dibawa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas," ujar AKP Ardiyanto.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan satu buah kapak dan satu buah pisau yang diduga telah dipersiapkan untuk digunakan dalam aksi tawuran.
Dua pemuda berinisial MM (22) dan RG (20), warga Kecamatan Tarogong Kidul, diduga membawa senjata tajam tersebut.
Seluruh pemuda yang diamankan beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Garut untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut guna mengungkap motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Polres Garut mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hingga dini hari.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.
Polres Garut menegaskan akan terus mengintensifkan Patroli Presisi sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan wilayah serta menindak tegas setiap bentuk pelanggaran hukum yang mengancam ketertiban dan keselamatan masyarakat.
Keberhasilan penggagalan tawuran ini menjadi bukti bahwa sinergi antara masyarakat dan kepolisian memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya aksi kekerasan jalanan yang kerap melibatkan kelompok remaja dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. (***)

Posting Komentar