Telusuri
24 C
id
  • Lingkungan
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Infrastruktur
  • Parlemen
Oke Jabar
Telusuri
Oke Jabar
Beranda Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Karawang, Protes Ketidakhadiran Forkopimda Dalam Forum Aspirasi Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Karawang, Protes Ketidakhadiran Forkopimda Dalam Forum Aspirasi

Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Karawang, Protes Ketidakhadiran Forkopimda Dalam Forum Aspirasi

Oke Jabar
Oke Jabar
02 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Foto : Aksi ratusan masa yang mendatangi kantor Bupati Karawang. (Ist) 

Okejabar.com - Karawang | Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Karawang mendatangi Kantor Bupati Karawang, Selasa (2/6/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Kabupaten Karawang dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dinilai tidak menepati komitmen untuk menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang sebelumnya telah disepakati bersama usai aksi mahasiswa pada 21 Mei lalu.

Aliansi yang terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa, menilai forum RDP tersebut seharusnya menjadi ruang dialog strategis antara mahasiswa dan para pengambil kebijakan untuk membahas berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat Karawang. 

Namun harapan tersebut pupus setelah sebagian besar pimpinan daerah tidak hadir secara langsung dalam agenda yang telah dijanjikan.

Dalam pelaksanaannya, Bupati Karawang tidak hadir dan hanya mengutus Sekretaris Daerah sebagai perwakilan. 

Begitu pula unsur Forkopimda lainnya, seperti Kapolres, Dandim, dan Kajari yang diwakili oleh jajaran masing-masing. 

Dari seluruh pimpinan yang diundang, hanya Ketua DPRD Karawang yang hadir secara langsung dalam forum tersebut. 

Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam di kalangan mahasiswa yang menilai kehadiran perwakilan tidak mampu menjawab substansi persoalan yang mereka bawa.

Mahasiswa menegaskan bahwa RDP bukan sekadar agenda seremonial, melainkan tindak lanjut resmi dari kesepakatan yang telah dibangun melalui aksi sebelumnya. 

Karena itu, ketidakhadiran para pimpinan daerah dianggap sebagai bentuk pengabaian terhadap komitmen dialog dan aspirasi masyarakat yang mereka perjuangkan.

"Kami datang membawa aspirasi rakyat dan berbagai persoalan yang membutuhkan keputusan langsung dari para pemangku kebijakan. Ketika yang hadir hanya perwakilan, maka forum ini kehilangan makna dan substansi," ujar salah satu perwakilan mahasiswa dalam forum tersebut. 

Kekecewaan mahasiswa semakin memuncak ketika tidak ada kepastian mengenai alasan absennya para pimpinan daerah yang sebelumnya telah menyepakati jadwal RDP. 

Menurut mereka, kehadiran langsung Bupati dan unsur Forkopimda merupakan bentuk tanggung jawab moral dan politik kepada masyarakat, khususnya terhadap berbagai tuntutan yang telah disampaikan sejak aksi berlangsung. 

Akibat ketidakhadiran para pejabat utama tersebut, suasana forum memanas. Sejumlah mahasiswa menyampaikan kritik keras dan menyatakan mosi tidak percaya terhadap keseriusan pemerintah daerah dalam membangun komunikasi dengan masyarakat sipil. 

Mereka menilai pemerintah hanya hadir ketika membutuhkan legitimasi publik, namun abai ketika harus mendengarkan kritik dan tuntutan rakyat.

Aliansi Cipayung Plus Karawang menegaskan akan terus mengawal berbagai isu yang telah mereka sampaikan dan tidak menutup kemungkinan kembali turun ke jalan apabila komitmen yang telah disepakati bersama kembali diabaikan. 

Mereka juga mendesak Pemerintah Kabupaten Karawang dan seluruh unsur Forkopimda untuk menunjukkan itikad baik dengan membuka ruang dialog yang lebih serius, terbuka, dan melibatkan pengambil keputusan secara langsung. 

Bagi kalangan mahasiswa, persoalan ini bukan semata-mata soal kehadiran pejabat dalam sebuah forum, melainkan menyangkut etika pemerintahan, konsistensi terhadap kesepakatan publik, serta penghormatan terhadap suara masyarakat yang disampaikan melalui gerakan mahasiswa. 

Mereka menilai bahwa demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud apabila kritik dan aspirasi rakyat didengar langsung oleh para pemegang kekuasaan, bukan sekadar diterima melalui perwakilan. 

"Jika ruang dialog yang telah disepakati saja tidak dihormati, maka kepercayaan publik terhadap pemerintah akan semakin terkikis," tegas perwakilan Aliansi Cipayung Plus Karawang.


• daryadi

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Ikan Mati Massal di Irigasi Johar-Leuweung Seureuh, DPRD Karawang Peringatkan Dampak Bagi Kesehatan Warga

Oke Jabar- Juni 03, 2026 0
Ikan Mati Massal di Irigasi Johar-Leuweung Seureuh, DPRD Karawang Peringatkan Dampak Bagi Kesehatan Warga
Foto :  Komisi III DPRD Kabupaten Karawang mendatangi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang Okejabar.com - Karawang | Komisi III DPRD Kabupaten Karaw…

Most Popular

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Maret 26, 2026
353 Kepala Sekolah SD-SMP di Karawang Dimutasi, Penataan Kepemimpinan Pendidikan Diperkuat

353 Kepala Sekolah SD-SMP di Karawang Dimutasi, Penataan Kepemimpinan Pendidikan Diperkuat

April 01, 2026
Kebakaran TPST Mekarjati Karawang Terbakar, Masalah Pengelolaan Sampah dan RDF Jadi Sorotan

Kebakaran TPST Mekarjati Karawang Terbakar, Masalah Pengelolaan Sampah dan RDF Jadi Sorotan

Februari 04, 2026

Editor Post

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Maret 26, 2026
Wakil Gubernur Resmi Buka Rakerwil FK-PKBM Provinsi Jawa Barat Tahun 2026

Wakil Gubernur Resmi Buka Rakerwil FK-PKBM Provinsi Jawa Barat Tahun 2026

Januari 13, 2026
Konsolidasi PADI di Cimahi, DPP Jabar Tawarkan Kolaborasi Modal Usaha Tanpa Jaminan untuk Pengusaha Karawang

Konsolidasi PADI di Cimahi, DPP Jabar Tawarkan Kolaborasi Modal Usaha Tanpa Jaminan untuk Pengusaha Karawang

Februari 15, 2026

Popular Post

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Maret 26, 2026
353 Kepala Sekolah SD-SMP di Karawang Dimutasi, Penataan Kepemimpinan Pendidikan Diperkuat

353 Kepala Sekolah SD-SMP di Karawang Dimutasi, Penataan Kepemimpinan Pendidikan Diperkuat

April 01, 2026
Kebakaran TPST Mekarjati Karawang Terbakar, Masalah Pengelolaan Sampah dan RDF Jadi Sorotan

Kebakaran TPST Mekarjati Karawang Terbakar, Masalah Pengelolaan Sampah dan RDF Jadi Sorotan

Februari 04, 2026

Populart Categoris

Oke Jabar

About Us

Okejabar.com adalah portal berita nomor satu di Kabupaten Karawang. Menyajikan informasi daerah menjadi mendunia. .

Contact us: WA: 081223185317

Follow Us

© Newspaper by Mustafid
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Advertisement
  • Pedoman Media Suber