LPLH Nata Buana Lestari Jakpus Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran Kemayoran, Ratusan Rumah Hangus
![]() |
| Foto : DPD Lembaga Pemerhati Lingkungan Hidup (LPLH) Nata Buana Lestari Jakarta Pusat menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran |
Okejabar.com - Jakarta | DPD Lembaga Pemerhati Lingkungan Hidup (LPLH) Nata Buana Lestari Jakarta Pusat menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran besar yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (4/6).
Bantuan yang disalurkan berupa sembako, perlengkapan rumah tangga, serta pakaian layak pakai. Seluruh bantuan tersebut merupakan hasil donasi dan kepedulian para donatur yang dihimpun oleh organisasi.
Bendahara Umum DPP LPLH Nata Buana Lestari, Dayat Aditya, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk respon cepat terhadap kebutuhan para korban di lokasi pengungsian.
“Bantuan yang disalurkan berupa sembako, perlengkapan rumah tangga, dan pakaian layak pakai. Ini merupakan hasil uluran tangan para donatur,” ujarnya di lokasi penyaluran bantuan.
Sementara itu, Ketua DPD LPLH Nata Buana Lestari Jakarta Pusat, Isro, didampingi Sekretaris DPD Dedi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program perlindungan sosial bagi korban bencana alam dan sosial.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui posko bencana Hilmi (Hilal Merah Indonesia) agar distribusi tepat sasaran kepada warga terdampak.
Ia menegaskan, seluruh data penerima manfaat telah diverifikasi sebelumnya untuk memastikan bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar terdampak dan memenuhi kriteria.
Kebakaran hebat yang terjadi pada Senin (1/6) malam itu menghanguskan sekitar 250 rumah warga dan berdampak pada sedikitnya 330 kepala keluarga. Sejumlah warga dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Warga terdampak, termasuk pemilik usaha kecil di lokasi kejadian, berharap adanya perhatian lanjutan dari pemerintah dan pihak terkait, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar serta pemulihan pascabencana.
Hingga kini, para korban masih bertahan di posko pengungsian sambil menunggu proses pemulihan dan pendataan lanjutan dari pihak berwenang.
• zul

Posting Komentar