Desak DPD Golkar Karawang Segera Gelar Musda, Deden Nurdiansyah: "Jangan Berleha-leha"
![]() |
| Foto : Politisi Partai Golkar Kabupaten Karawang, Deden Nurdiansyah. (Ist) |
Okejabar.com - Karawang | Politisi Partai Golkar Kabupaten Karawang, Deden Nurdiansyah, mendesak Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Karawang untuk segera memulai tahapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) sesuai instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Desakan tersebut disampaikan menyusul terbitnya Surat Instruksi DPP Partai Golkar Nomor: SI-11/DPP/Golkar/VII/2026 tanggal 17 Juli 2026 tentang percepatan penyelesaian konsolidasi organisasi di seluruh daerah.
Menurut Deden, jika mengacu pada timeline yang telah ditetapkan DPP, waktu yang tersisa untuk melaksanakan Musda hanya sekitar satu bulan. Karena itu, ia menilai tidak ada alasan bagi DPD Golkar Karawang untuk menunda persiapan.
"Kalau merujuk pada timeline tersebut, hanya tersisa kurang lebih satu bulan lagi. Seharusnya rapat harian maupun rapat pleno persiapan Musda sudah mulai dilaksanakan," ujar Deden.
Ia menegaskan, penyelenggaraan Musda harus dipersiapkan secara matang dengan berpedoman pada konstitusi partai, khususnya Pasal 19 Bagian Kedua Juklak Nomor 02/DPP/Golkar/IV/2025 tentang Petunjuk Pelaksanaan Musyawarah-Musyawarah Partai Golongan Karya di Daerah.
Deden juga menyoroti kesiapan pendanaan pelaksanaan agenda partai. Menurutnya, bantuan keuangan partai politik dari pemerintah daerah telah dicairkan sehingga tidak ada alasan untuk menunda tahapan Musda.
"Tidak ada alasan bagi DPD Partai Golkar Karawang untuk berleha-leha, apalagi dana bantuan partai politik dari pemerintah daerah sudah turun," tegasnya.
Selain mendesak percepatan pelaksanaan Musda, Deden mengingatkan agar seluruh penggunaan dana partai dapat dipertanggungjawabkan secara jujur, transparan, dan terbuka dalam forum resmi partai.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan kader dan memastikan seluruh peserta Musda menerima proses yang berlangsung.
Ia juga berharap pelaksanaan Musda Golkar Karawang berjalan secara demokratis, adil, dan bebas dari segala bentuk intimidasi terhadap para pemilik hak suara.
"Musda harus berlangsung secara fair tanpa adanya intimidasi kepada para pemilik suara. Ini penting untuk menjaga marwah partai sekaligus menghindari munculnya distrust public terhadap Partai Golkar," pungkasnya. (***)

Posting Komentar