Telusuri
24 C
id
  • Lingkungan
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Infrastruktur
  • Parlemen
Oke Jabar
Telusuri
Oke Jabar
Beranda Ratusan Saksi Mangkir, Pengusutan Mega Korupsi KPR BTN di Karawang Terkendala Ratusan Saksi Mangkir, Pengusutan Mega Korupsi KPR BTN di Karawang Terkendala

Ratusan Saksi Mangkir, Pengusutan Mega Korupsi KPR BTN di Karawang Terkendala

Oke Jabar
Oke Jabar
03 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Foto : Gedung Kejaksaan Negeri Karawang. 


Okejabar.com - Karawang | Pengusutan dugaan mega korupsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bank BTN di Kabupaten Karawang menghadapi kendala serius. Ratusan saksi yang dipanggil penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang justru tidak memenuhi panggilan, padahal keterangan mereka menjadi salah satu kunci untuk mengungkap dugaan korupsi bernilai ratusan miliar rupiah tersebut.

Dari sekitar 700 saksi yang telah dipanggil, hingga kini baru sekitar 140 orang yang hadir memberikan keterangan kepada penyidik.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Karawang, Moeslem Haraki, mengatakan rendahnya tingkat kehadiran saksi menjadi hambatan dalam mempercepat proses penyidikan.

"Setiap hari kami mengundang sekitar 50 saksi, namun yang datang hanya 20 hingga 30 orang. Bahkan dari total sekitar 700 saksi yang dipanggil, baru sekitar 140 orang yang memenuhi panggilan," ujar Moeslem kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).

Menurutnya, mayoritas saksi yang diperiksa merupakan orang-orang yang diduga hanya dipinjam identitasnya untuk memperoleh fasilitas KPR. 

Mereka mengaku tidak pernah membeli rumah, tetapi nama dan dokumen kependudukannya digunakan dalam proses pengajuan kredit.

"Beberapa saksi mengaku hanya meminjamkan KTP. Mereka tidak membeli rumah dan tidak mengetahui adanya pencairan kredit atas nama mereka," ungkapnya.

Temuan tersebut memperkuat dugaan adanya praktik penggunaan "joki debitur", yakni pencantuman identitas masyarakat yang sebenarnya bukan pembeli rumah untuk memenuhi persyaratan administrasi pengajuan kredit.

Kejari Karawang pun mengimbau seluruh saksi agar bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan penyidik. Keterangan para saksi dinilai sangat penting untuk mengungkap secara utuh dugaan tindak pidana korupsi dalam penyaluran KPR tersebut.

"Penyidik hanya meminta keterangan untuk memperjelas rangkaian peristiwa. Kami berharap para saksi hadir agar proses hukum berjalan maksimal," kata Moeslem.

Hingga kini, nilai pasti kerugian negara belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kerugian negara masih dalam proses penghitungan oleh BPK sehingga angkanya belum bisa kami sampaikan," jelasnya.

Dugaan Rekayasa Debitur

Kasus ini bermula dari penyaluran fasilitas KPR BTN kepada pengembang PT BAS untuk pembangunan ribuan unit rumah di sejumlah kawasan di Karawang. 

Namun dalam penyelidikan, penyidik menemukan indikasi bahwa sebagian pengajuan kredit tidak menggunakan identitas konsumen yang sebenarnya.

Sebaliknya, diduga digunakan nama-nama masyarakat yang sama sekali tidak membeli rumah. Mereka berasal dari berbagai latar belakang ekonomi, seperti tukang ojek, tukang parkir, tukang becak, bahkan pengangguran.

Ironisnya, nama mereka tercatat sebagai debitur untuk rumah-rumah komersial di Perumahan Citra Swarna Grande dan Kartika Resident, yang harga jual setiap unitnya mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Penyidik menduga para pemilik identitas tersebut hanya menerima imbalan sekitar Rp2 juta sebagai kompensasi atas peminjaman nama dan dokumen kependudukan.

Modus tersebut kini menjadi fokus pendalaman penyidik karena diduga merupakan bagian dari skema sistematis untuk meloloskan pencairan kredit dalam jumlah besar.

Menanti Keberanian Mengungkap Aktor Utama

Besarnya jumlah saksi yang mangkir memunculkan pertanyaan publik mengenai sejauh mana keberanian para pihak untuk membuka fakta di balik kasus yang diduga melibatkan penyaluran kredit dalam nilai fantastis ini.

Publik kini menunggu langkah tegas Kejari Karawang, tidak hanya mengungkap para pelaku lapangan, tetapi juga menelusuri siapa aktor intelektual, pihak yang memperoleh keuntungan terbesar, serta kemungkinan adanya pihak-pihak lain yang turut bertanggung jawab dalam dugaan penyimpangan penyaluran KPR tersebut.

Kasus ini menjadi ujian bagi aparat penegak hukum untuk membongkar dugaan korupsi yang bukan hanya berpotensi merugikan keuangan negara, tetapi juga mencederai kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembiayaan perumahan nasional.


• surya

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

FORKOPIMDA Diminta Netral, Laskar Agung Arya Mandalika: "Pastikan Hak Beribadah & Berpendapat Semua Pihak Terlindungi"

Admin- Oktober 19, 2026 0
FORKOPIMDA Diminta Netral, Laskar Agung Arya Mandalika: "Pastikan Hak Beribadah & Berpendapat Semua Pihak Terlindungi"
Foto :  Rd. Nalendra Candra Mandalika, Ketua Umum Laskar Agung Arya Mandalika Okejabar.com - Karawang | Polemik surat penolakan terhadap rencana ceramah Habib …

Halaman

  • Beranda

Most Popular

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Oktober 04, 2026
Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Oktober 12, 2026
Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Oktober 09, 2026

Editor Post

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Taman Mandar Tempuran Jadi Destinasi Favorit Keluarga, Usung Wisata Edukasi Alam

Maret 26, 2026
Masa Pendukung  H. Arman Sukarna Membludak Turut Mengantarkan Daftar Sebagai Calon Kepala Desa Bojongmangu

Masa Pendukung H. Arman Sukarna Membludak Turut Mengantarkan Daftar Sebagai Calon Kepala Desa Bojongmangu

Agustus 07, 2026
Antusias, Ribuan Pendukung   H. Arman Sukarna Calon Kepala Desa Bojongmangu, Mengikuti Kompanye Keliling Wilayah Desa Bojongmangu

Antusias, Ribuan Pendukung H. Arman Sukarna Calon Kepala Desa Bojongmangu, Mengikuti Kompanye Keliling Wilayah Desa Bojongmangu

September 15, 2026

Popular Post

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP Dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Oktober 04, 2026
Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Pertama di Indonesia, BB Tour & Travel Karawang Raih Rekor MURI, Edukasi Umrah Lewat Film di Bioskop

Oktober 12, 2026
Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Ratusan Warga Demo di Purwakarta, Tolak GKPS Cikopo, Dugaan Proses Izin Tidak Sesuai Aturan

Oktober 09, 2026

Populart Categoris

Oke Jabar

About Us

Okejabar.com adalah portal berita nomor satu di Kabupaten Karawang. Menyajikan informasi daerah menjadi mendunia. .

Contact us: WA: 081223185317

Follow Us

© Newspaper by Mustafid
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Advertisement
  • Pedoman Media Suber