Heboh Kabar OTT di Bogor, KPK Tegaskan Bukan Tangkap Tangan Tapi Tindak Lanjut Laporan Masyarakat
![]() |
| Foto : Gedung KPK RI. |
Okejabar.com - Bogor | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah informasi mengenai adanya operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Meski demikian, lembaga antirasuah tersebut mengakui tengah melakukan kegiatan lain di wilayah Bogor yang berkaitan dengan permintaan keterangan sejumlah pihak.
Klarifikasi itu disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pada Kamis (20/8/2026), merespons kabar yang beredar di tengah masyarakat mengenai adanya OTT di Kabupaten Bogor.
“Menanggapi informasi yang berkembang di masyarakat, terkait kabar peristiwa tertangkap tangan di wilayah Kabupaten Bogor, kami klarifikasi, bahwa informasi tersebut tidak benar,” kata Budi kepada wartawan.
Meski membantah adanya OTT, KPK tidak menampik bahwa sejumlah orang telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dimintai keterangan.
Budi menyebut terdapat sekitar tujuh orang yang telah dimintai keterangan dalam kegiatan tersebut. Namun, KPK belum mengungkap identitas maupun posisi para pihak yang diperiksa.
“Adapun kegiatan lain oleh KPK di wilayah tersebut, benar ada, namun untuk saat ini secara detail kami belum dapat sampaikan,” ujarnya.
Menurut Budi, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat. KPK memastikan informasi lebih lengkap akan disampaikan kepada publik setelah proses yang dilakukan lembaga tersebut memiliki dasar dan kejelasan yang cukup.
“Pada waktunya kami tentu akan sampaikan kepada publik secara transparan. Kegiatan permintaan keterangan, menindaklanjuti laporan masyarakat,” tegas Budi.
Tiga Orang Disebut Diamankan Sejak Dini Hari
Sebelumnya, informasi yang beredar menyebutkan adanya aktivitas penindakan KPK di wilayah Bogor sejak Kamis dini hari.
Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi, tiga orang disebut telah diamankan dan dibawa ke KPK sejak dini hari. Bahkan, terdapat informasi mengenai barang bukti berupa uang yang turut diamankan.
Pada Kamis siang, sekitar empat orang lainnya disebut menyusul dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan atau permintaan keterangan.
Namun, hingga kini KPK belum memberikan penjelasan lebih jauh mengenai identitas ketujuh orang tersebut, perkara yang sedang ditelusuri maupun status hukum mereka.
KPK juga belum mengonfirmasi informasi mengenai uang yang disebut-sebut diamankan dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Dengan demikian, kabar mengenai OTT di Bogor masih belum dapat dibenarkan. KPK secara tegas menyatakan kegiatan yang berlangsung merupakan permintaan keterangan dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat.
Publik kini menunggu penjelasan resmi KPK mengenai substansi laporan yang tengah ditindaklanjuti. Jika dari proses permintaan keterangan ditemukan indikasi tindak pidana korupsi dan bukti yang cukup, KPK diharapkan segera memberikan informasi secara terbuka sesuai ketentuan hukum.
Untuk sementara, KPK meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai kegiatan tersebut hingga lembaga antirasuah menyampaikan informasi resmi.
Yang pasti, KPK membantah OTT tetapi aktivitas pemeriksaan di Bogor memang sedang berlangsung. (***)

Posting Komentar