12 Tim Mahasiswa Adu Gagasan di PSYNERGY Competition 2026, UIN Jakarta Keluar Sebagai Juara
Okejabar.com - Karawang | Sebanyak 12 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia beradu kemampuan dalam PSYNERGY Competition 2026 yang digelar Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang pada 29–30 Agustus 2026.
Kompetisi yang memadukan debat dan cerdas cermat tingkat nasional tersebut menjadi penyelenggaraan perdana Fakultas Psikologi UBP Karawang. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-7 Fakultas Psikologi UBP Karawang.
Tak sekadar memperebutkan gelar juara, PSYNERGY Competition dirancang sebagai arena bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan berpikir kritis, kreativitas, keberanian menyampaikan gagasan, hingga kepercayaan diri dalam menghadapi peserta dari berbagai kampus.
Masing-masing tim beranggotakan tiga mahasiswa. Peserta datang dari berbagai daerah, mulai Jakarta hingga Surabaya.
Sejumlah perguruan tinggi yang ambil bagian antara lain UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Binawan, Universitas Tarumanegara, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan UBP Karawang.
Ketua Panitia PSYNERGY Competition 2026, Nabila Khalilah, mengatakan penyelenggaraan perdana tersebut menjadi pengalaman penting bagi panitia sekaligus Fakultas Psikologi UBP Karawang.
“PSYNERGY Competition 2026 menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami sebagai panitia, terlebih ini merupakan penyelenggaraan pertama Fakultas Psikologi UBP Karawang,” kata Nabila.
Menurutnya, kompetisi tersebut sejak awal tidak dirancang hanya sebagai arena adu kemampuan untuk menentukan pemenang.
“Kami ingin menghadirkan kompetisi yang bukan hanya menjadi tempat untuk beradu kemampuan, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk bertemu, bertukar pengalaman, membangun relasi, dan mendapatkan pengalaman baru di luar lingkungan kampus masing-masing,” ujarnya.
Lima Babak, Persaingan Ketat
Selama dua hari pelaksanaan, seluruh peserta harus melewati lima babak kompetisi. Persaingan berlangsung ketat, tetapi tetap diwarnai interaksi positif antarmahasiswa.
Panitia yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Fakultas Psikologi UBP Karawang memastikan seluruh rangkaian kompetisi berlangsung tertib dan fair.
Untuk menjaga objektivitas penilaian, PSYNERGY juga melibatkan juri internal dan eksternal. Selain dosen Fakultas Psikologi UBP Karawang, proses penjurian melibatkan akademisi serta praktisi dari luar kampus.
Format tersebut menjadi salah satu upaya panitia memastikan kemampuan peserta dinilai secara profesional dan objektif.
Namun, atmosfer kompetisi tidak berhenti di arena pertandingan.
Di sela-sela perlombaan, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi justru memanfaatkan momentum tersebut untuk membangun jejaring. Mereka saling berkenalan, bertukar pengalaman, berfoto bersama, hingga membagikan momen kebersamaan melalui media sosial.
Dekan Fakultas Psikologi UBP Karawang, Dr. Cempaka Putrie Dimala, menilai interaksi tersebut merupakan bagian penting dari tujuan penyelenggaraan PSYNERGY.
“Kami ingin kompetisi ini menjadi lebih dari sekadar ajang untuk menang dan kalah. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, bertukar pengalaman, membangun jejaring, dan mengembangkan potensi mereka,” ungkap Cempaka.
UIN Jakarta Taklukkan Persaingan
Setelah melalui lima babak pertandingan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berhasil keluar sebagai Juara I.
Kemenangan tersebut mengantarkan tim UIN Jakarta membawa pulang hadiah sebesar Rp3 juta.
Posisi Juara II ditempati Universitas Tarumanegara dengan hadiah Rp2 juta. Sementara Universitas Buana Perjuangan Karawang sebagai tuan rumah berhasil mengamankan Juara III dengan hadiah Rp1 juta.
Bagi tim UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kemenangan tersebut menjadi kejutan tersendiri. Salah satu anggota tim mengaku tidak menyangka mampu menjadi yang terbaik karena melihat persaingan antarpeserta berlangsung sangat ketat.
“Kami sebenarnya tidak menyangka bisa menjadi juara karena melihat peserta lain juga hebat-hebat,” tuturnya.
Menurutnya, pengalaman paling berkesan bukan hanya keberhasilan meraih juara, tetapi kesempatan bertemu dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
“Kami bisa saling mengenal, bertukar pengalaman, dan membawa pulang pengalaman baru dari sini,” katanya.
Ditargetkan Jadi Agenda Nasional Tahunan
Keberhasilan penyelenggaraan perdana PSYNERGY Competition 2026 menjadi modal bagi Fakultas Psikologi UBP Karawang untuk mengembangkan kompetisi tersebut.
Panitia berharap PSYNERGY tidak berhenti sebagai agenda Dies Natalis, tetapi dapat berkembang menjadi kompetisi tahunan dengan jangkauan perguruan tinggi yang lebih luas.
Nabila menegaskan antusiasme peserta menjadi salah satu alasan kuat agar kompetisi tersebut terus dilanjutkan.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang sudah datang dan mengikuti rangkaian kompetisi dengan semangat. Harapannya, PSYNERGY tidak berhenti di tahun pertama ini, tetapi dapat terus berkembang, menjangkau lebih banyak perguruan tinggi, dan menjadi agenda yang ditunggu oleh mahasiswa setiap tahunnya,” ujarnya.
Bagi Fakultas Psikologi UBP Karawang, PSYNERGY bukan sekadar panggung untuk menentukan siapa yang paling unggul dalam debat dan cerdas cermat.
Lebih jauh, kompetisi ini menjadi ruang untuk melatih mahasiswa berpikir kritis, berani berargumentasi, membangun jejaring, dan menguji kapasitas akademik di level nasional.
Jika konsistensi penyelenggaraan mampu dipertahankan dan cakupan peserta terus diperluas, PSYNERGY berpeluang menjadi salah satu wadah kompetisi mahasiswa yang mempertemukan talenta-talenta muda dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. (*)

Posting Komentar